Jumat, 01 Agustus 2014

Gambaran Biaya Masuk Sekolah Dasar Pilihan di Sekitar Jatibening (2014)

Dibuang sayang. Berikut jepretan kamera Handphone saya, terutama mengenai biaya masuk sekolah dasar di sekitar Jatibening. Semoga dapat membantu memberikan sedikit gambaran dari tulisan saya sebelumnya DISINI.

 SDI AL AZHAR 23 JATIKRAMAT





SDIT AN NUR PERMAI JATIBENING





SDI AL ALAQ JATIKRAMAT


 

Read More >>

Jumat, 13 Juni 2014

Hasil Survei 3 Sekolah Dasar di Sekitar Jatibening (2014)

Akhirnya saya sempatkan juga untuk menulis hasil survei kami  ke tiga sekolah yang sudah kami pilih, seperti yang pernah saya janjikan pada catatan sebelumnya DISINI. Tiga sekolah itu adalah :
  1. SDI Al Azhar 23 Jati Kramat
  2. SDI Al Alaq Jati Kramat
  3. SDIT Al Marjan Duta Indah
Sekolah-sekolah diatas memang tidak berada dalam wilayah Jatibening, namun lokasinya cukup dekat dan mudah di akses dari tempat tinggal kami. Saya mencoba merangkum hasil survei kami berdasarkan nilai PLUS dan MINUS dari masing-masing sekolah, tentu semuanya berdasarkan pandangan subyektif saya dan suami saja. Bisa menjadi acuan bagi orangtua lainnya, bisa juga tidak. Saya tetap menyarankan setiap orangtua untuk mensurvei sendiri sekolah terbaik bagi putra-putrinya :)

Berikut hasil survei kami:

  1. SDI Al Azhar 23 Jati Kramat
Fisik Sekolah

Fisik Sekolah 2


NILAI PLUS
- Paling dekat dari tempat tinggal kami, kurang lebih berjarak 400 meter.
- Termasuk sekolah tua dan berpengalaman, memiliki jaringan luas dibawah satu yayasan. Mulanya saya pikir SDI Al Azhar 23 ini termasuk sempalan dari Al Azhar asli yang di Kebayoran, ternyata saya salah. Justru keasliannya itu terlihat dari pemberian angka '23' yang menunjukkan SDI ini berada di bawah Yayasan Al Azhar.
- Masuk sebagai sekolah berprestasi nomor 2 se Jawa Barat, untuk kategori apa saya lupa tanya.
- Biaya sekolah dapat dibayar bertahap hingga Desember 2014.
- Kualitas lulusan terkenal bagus secara akademik.
- Furnitur sekolah untuk kelas 1 sudah lebih modern, untuk kelas lainnya masih menggunakan meja kursi kayu biasa.
 - Fisik sekolah besar, lengkap dan terawat, meski tidak semuanya baru.

NILAI MINUS
- Lokasi sekolah termasuk wilayah langganan banjir, meski dari pihak sekolah mengatakan sekolah tidak kebanjiran, beberapa titik akses masuk ke perumahan memang sering tergenang. Komplek tempat tinggal kami dengan komplek lokasi sekolah ini bersebelahan, jadi kami tahu persis. Pada dasarnya masalah banjir ini tidak terlalu signifikan, tapi tetap kami masukkan nilai minus.
- Biaya sekolah paling mahal (Uang pangkal 20 juta sekian. SPP 700rb)
- Tidak ada target hafalan quran selama 6 tahun anak sekolah disana. Saya coba cari info, siswa kelas 3 masih membaca Iqro)
- Sejak SMP saya sudah tahu keberadaan SD Al Azhar, dari dulu hingga kini saya masih mengganggap ini sekolah "anak2 borju" (aduh bahasanya.. ketahuan deh saya angkatan berapa, hehe..) pada bagian ini sebenarnya ada beberapa hal minus yang ingin saya bagi, tapi saya putuskan untuk tidak saya lakukan, karena terlalu bersifat subyektif dan kasuistik.

1. SDI Al Azhar 23 Jatikramat
2. SDI Al Alaq Jatikramat
3. SDIT Al Marjan Duta Indah - See more at: http://www.erlinkarlina.com/2014/02/pilah-pilih-sekolah-anak.html#sthash.VFiy8B6Y.dpuf
kami survei:
1. SDI Al Azhar 23 Jatikramat
2. SDI Al Alaq Jatikramat
3. SDIT Al Marjan Duta Indah - See more at: http://www.erlinkarlina.com/2014/02/pilah-pilih-sekolah-anak.html#sthash.VFiy8B6Y.dpuf

1. SDI Al Azhar 23 Jatikramat
2. SDI Al Alaq Jatikramat
3. SDIT Al Marjan Duta Indah - See more at: http://www.erlinkarlina.com/2014/02/pilah-pilih-sekolah-anak.html#sthash.VFiy8B6Y.dpuf

2. SDI Al Alaq Jati Kramat

Tampilan Bagian Dalam Ruang Grade 1

NILAI PLUS
- Secara jarak terhitung dekat dari tempat tinggal kami, kurang lebih berjarak 1,5 km.
- Menggunakan kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum singapura. Saya dibuat tertarik sangat dengan kelebihan Al Alaq yang satu ini.
- Tidak memberikan PR untuk anak
- Bilingual. Di garansi oleh kepala sekolah kalau di Al Alaq bilingual "beneran" :D
- Semua buku yang digunakan bilingual
- Sekolah berbasis IT, di setiap kelas disiapkan infocus.
- Fisik dan interior sekolah modern. Furnitur sekolah baru.
- Ada target hafal quran juz 30 selama 6 tahun anak sekolah disana.
- Tersedia ekskul yang unik bagi anak didik, seperti adanya kelas robotic dan kelas manga.

NILAI MINUS
- Lahan sekolah kecil. Kelas dibuat bertingkat.
- Biaya sekolah besar (Rp16 juta sekian, tidak bisa dicicil. SPP 800rb)
- Termasuk sekolah baru, belum memiliki lulusan.

Target Hafalan Quran Grade 1, ditempel di pintu masuk kelas.


Jadwal Pelajaran Kelas 1


3. SDIT Al Marjan Jati Kramat

NILAI PLUS
- Termasuk sekolah tua dan berpengalaman.
- Kualitas lulusan terkenal bagus secara akademik.
- Didirikan oleh Ibu Elly Risman, psikolog yang ilmu dan kepeduliannya pada anak2 sangat BESAR.
- Menggunakan kurikulum nasional yang dipadukan dengan pendidikan islam.
- Ada target hafal quran juz 30 selama 6 tahun anak sekolah disana.
- Anak2 diajarkan mengaji dan menghafal dengan metode Qiroati
- Setiap hari kamis, tidak ada pelajaran. Hari kamis hari wajib untuk ektrakurikuler.
- Ada kelas robotic (salah satu yang diminati anak2 saya)

NILAI MINUS
- Secara jarak terhitung paling jauh dari tempat tinggal kami, kurang lebih berjarak 3 km.
- Lahan sekolah digabung antara SD, SMP dan SMA. Kelas dibuat bertingkat.
- Biaya sekolah besar (Uang pangkal 16 juta sekian, bisa dicicil melalui akad. SPP 700rb, sudah termasuk katering makan siang anak).


Alhamdulillah selesai juga menulis rangkuman hasil survei sekolah dasar di sekitar jatibening, untuk rincian biaya masuk sekolah lebih lengkap bisa dilihat DISINI.






1. SDI Al Azhar 23 Jatikramat
2. SDI Al Alaq Jatikramat
3. SDIT Al Marjan Duta Indah - See more at: http://www.erlinkarlina.com/2014/02/pilah-pilih-sekolah-anak.html#sthash.VF

1. SDI Al Azhar 23 Jatikramat
2. SDI Al Alaq Jatikramat
3. SDIT Al Marjan Duta Indah - See more at: http://www.erlinkarlina.com/2014/02/pilah-pilih-sekolah-anak.html#sthash.VFiy8B6Y.dpuf
Read More >>

Sabtu, 24 Mei 2014

Dibalik Bazaar PW TDA 2014 :
Untung VS Rugi (Seri 3)


Pesta Wirausaha 2014 sudah lebih dari sepekan berlalu, akhirnya saya bisa memaksakan diri untuk menulis bagian ketiga dari pengalaman saya ikut bazaar PW TDA kemarin. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak atas respon positif teman2 atas tulisan pertama dan kedua saya kemarin.

Sama seperti peserta bazaar dimana pun, saat bazaar telah usai maka kesimpulan harus dibuat. Untung atau rugi?


Alhamdulillah sejak awal sekali saya dan suami sudah menanamkan dalam hati bahwa kami ikut bazaar tidak hanya semata ikhtiar mencari materi. Jadi, jika ada yang bertanya UNTUNG atau RUGI ikut bazaar kemarin? saya berani katakan UNTUNG! jawaban yang sama juga jika saya ditanya pada hari pertama pameran disaat belum satu pun barang dagangan terjual :)

Kenapa bisa UNTUNG?

1. Kami untung karena kesempatan branding ECOKIDDY sudah langsung kami dapatkan tepat saat kepastian 1 stand di PW TDA 2014 menjadi milik kami. Kami langsung mendapatkan kesempatan untuk menyebar kartu nama dan brosur sebanyak-banyaknya sembari dapat menunjukkan langsung bentuk dan keunggulan produk. Setiap akan ikut bazaar saya biasanya sudah diwanti2 suami dengan kata2 : "inget lho niat kita bazaar buat branding Ecokiddy, jadi ga ada kata rugi, anggap ini ongkos promosi dan sosialisasi produk". Kurang lebih seperti itu. Jadi biaya stand sudah kami anggap hangus diawal, dimana setiap hasil penjualan yang didapat dari penjualan produk tidak perlu lagi dikurangi biaya sewa stand. Meski dengan berprinsip seperti itu, alhamdulillah belum pernah sekalipun biaya sewa stand dan operasional tidak tertutup oleh laba yang didapat stand kami.

2. Kami untung karena mendapat kesempatan untuk berbagi manfaat kepada banyak pengusaha lainnya. Berbagi manfaat kepada teman2 TDA yang mau menitipkan produknya kepada kami, juga berbagi manfaat kepada semua orang yang sudah menyuplai isi stand kami. Stand kami selain menjual produk Ecokiddy menjual menu makanan berat seperti nasi kuning, nasi ulam, nasi bakar, nasi bali, dan nasi rames. Setiap jenis paket nasi disuplai oleh orang berbeda yang tinggal tidak jauh dari tempat tinggal kami. Dari sisi penyuplai ini saja, setidaknya ada 5 orang pedagang nasi yang omzet hariannya meningkat selama 3 hari berturut2. Belum lagi para suplier bahan baku dari pedagang2 nasi ini. Alhamdulillah puluhan orang ini pasti mengalami kenaikan omzet yang sama juga.

3. Kami untung karena mendapat kesempatan untuk berbagi manfaat kepada banyak orang yang terlibat di Pesta Wirausaha TDA 2014. Berbagi manfaat kepada panitia yang stand-nya kami bantu jual, meski untuk dipakai sendiri :P, berbagi manfaat juga kepada seluruh peserta yang membeli produk ecokiddy dan aneka paket nasi kepada kami. Sesuai data yang saya sebut pada tulisan sebelumnya, berarti setidaknya ada 150 orang per hari yang membeli makan di stand kami. Mulai dari relawan hingga panitia inti, mulai dari peserta PW dari TDA bagian timur Indonesia hingga bagian barat Indonesia ikut merasakan nasi yang kami jual. Menyenangkan sekali :)

OK. Kalau ditanya untung atau rugi? dijawab UNTUNG!
Sekarang kalau ditanya berapa UNTUNGnya?
Waduh.. saya harus belajar ke Pak Ato kalau soal itu, dibawah tulisan saya ini, saya sertakan email pengalaman Pak Ato saat buka stand di PW TDA 2013. Dari cara hitung beliau itu, saya dapatkan perhitungan berikut :

Beberapa produk nasi dijual dengan harga : Nasi Kuning 10 ribu, Nasi Ulam 10 ribu, Paket Nasi Bakar 20 ribu, Paket Nasi Bali 20 ribu, Paket Nasi Rames 20 ribu, Air Mineral Botol 4 ribu.

Hasil penjualan produk Ecokiddy dihitung terpisah. Omzet yang didapat dari produk kuliner sebagai jualan utama kami adalah sebagai berikut :

Omzet hari pertama : Rp. 3.160.000,-
Omzet hari kedua : Rp. 2.582.000,-
Omzet hari ketiga Rp. 2.712.000,-

Total Omzet Rp. 8.454.000,-

Gros margin :
Rata – rata per produk : 50 %

Gros Margin = 4.227.000,-

Alhamdulillah. Cukup lumayan buat kami yang pertama kali jualan produk kuliner pada sebuah event bazaar. Belum terlalu menghasilkan laba memang, tapi alhamdulillah biaya sewa stand 2,5 juta dan semua biaya operasional tertutupi. Biaya operasionalnya memang apa aja siy? Fee untuk yang jaga stand, transport untuk bawa barang, dan biaya untuk menutup kerugian atas nasi yang tidak habis terjual. Dihitung2, Impaslah! Untungnya 'kan sudah didapat dari branding ecokiddy dan memberi manfaat ke banyak orang tadi. Asyiiik :P

Wah kalo gitu capek doang dong? Kalau pakai istilah Om Rene Suhardono, salah satu pembicara PW TDA kemarin, "jadi entrepreneur itu memang capeeek ... soooobbb" :D

Dengan memikirkan semua kondisi yang saya ceritakan pada tulisan ini dan tulisan sebelumnya, lalu dibandingkan dengan kondisi jika saya hanya murni sebagai peserta dan hanya menikmati jalannya acara pesta wirausaha dari dalam ruang seminar, saya tetap memilih kondisi pertama. Karena saya merasa dapat DOUBLE. TEORI di ruang seminar dapat, PRAKTEK nyata di stand juga dapat. Alhamdulillah.


-erlin-

BB 75803981
@erlinkarlina
FB Erlin Karlina
www.erlinkarlina.com
www.ecokiddy.com



On Tuesday, February 12, 2013 4:53 PM, ato <atosunartodaryan@yahoo.com> wrote:
Saat mau pameran saya diskusi sama istri
"Kupat tahu dijual berapa ya?"
"15 ribu aja"
"Gak kemahalan?"
"Gak lah, kan dihitung sewa, transport dan tenaga"
Sempat ragu, mau dijual di harga 15 ribu atau 12 ibu. Maklum baru pertama kali.

"Es cendol dijual berapa?"
" 7 ribu aja"
Sepakat di harga 7 ribu. Tapi begitu nyampai lokasi harga langsung berubah menjadi 10 ribu.

Beberapa produk akhirnya dijual dengan harga : KTB 15 ribu, cendol 10 ribu, juice jagung 5 ribu, nasi ayam 20 ribu, aqua gelas seribu, aqua botol 5 ribu.

Target Omzet 15 juta.

Dagangan digelar.

Omzet hari pertama : Rp. 2.690.000,-
Omzet hari kedua : Rp. 2.700.000,-
Omzet hari ketiga Rp. 3.015.000,-

Total Omzet Rp. 8.405.000,-

Gros margin : KTB : 15.000 – 4.500 = 10.500 = 70%
Cendol : 10.000 – 2.800 = 7.200 = 72 %
Nasi ayam : 20.000 – 20.000 – 7.000 = 13.00= = 65 %
Juice jagung : 5.000 – 1.500 = 3.500 = 70 %
Rata – rata : 70 %
Gros Margin = 5.883.500,-

Masih di bawah target.

Pengalaman yang didapat
1. Stok produk harus diprediksi lebih tepat (selama 3 hari selalu kehabisan stok produk)
2. Harga jual sudah pas, harus kejar omzet
3. Banyak permintaan untuk menjadi mitra
4. Design outlet harus dibuat simple sehingga lebih efektif dalam pelayanan

Karena tujuan utama ikut pameran untuk test produk, branding dan jual retail maka permintaan kerjasama belum di follow up.

Hasil akhir puas karena:
1. Dapat pengalaman dan ilmu
2. Dapat omzet
3. Dapat networking
4. Dapat calon investor

Ini ceritaku, mana ceritamu?....

Salam
Ato Sunarto

********************************************************

Catatan:
Tulisan yang sama juga diposting pada milis TDA Bekasi.

Read More >>

Minggu, 18 Mei 2014

Dibalik Bazaar PW TDA 2014 :
Giver VS Taker (Seri 2)

Catatan berikut merupakan tulisan kedua saya di milis TDA Bekasi yang bertajuk "Dibalik Bazaar PW TDA Bekasi" :

Satu cerita yang ingin saya bagi dengan teman2 semua pada saat kami membuka stand kuliner kemarin. Di pagi hari pertama, kami kedatangan satu orang anak muda. Agak sedikit lebih muda dari Ubay (Member TDA Bekasi yang masih ditunggu2 undangan pernikahannya, hehe..). Ternyata ia adalah salah satu rombongan dari TDA Jogja, mungkin lebih tepatnya dari TDA Kampus Jogja. Dengan diplomatis dan sedikit mengiba tanpa basa-basi meminta saya memberikan harga spesial untuk dirinya bersama teman2 TDA Kampus Jogja lainnya. Nasi Kuning yang saya jual seharga Rp 10.000 ditawar habis diharga RP 6.000,-. OMG... marginnya dipotong habis, dalam hati saya. Cerdasnya, mereka berhasil bernegosiasi dengan kalimat2 yang sulit bagi saya untuk menolak.
Oh ya sebelumnya mereka sudah bertemu dengan penjaga stand a.k.a adik saya sendiri. Namun tidak berhasil menawar, dan akhirnya menanyakan siapa pemilik stand ini. Bertemu dengan saya, berikut cuplikan percakapan kami pagi itu kurang lebih :
 

Mahasiswa R : "Bu Erlin, saya sudah keliling seluruh stand di acara ini, nasi ibu ini yang paling murah. Boleh bu untuk mahasiswa dikasih harga Rp 6.000?
Erlin : "Mohon maaf belum bisa mas..."
Mahasiswa R : "Boleh ya bu, untuk TDA Kampus bu, mahasiswa semua, kami dari Jogja bu... kalo Rp 7.000 boleh ya bu?
Saya : "aduh gimana ya, mohon maaf belum bisa mas..." (Saya mulai ragu, ketika tahu mereka mahasiswa)
Mahasiswa R : "Boleh ya bu Rp 7.000 aja nanti selama 3 hari saya dan teman-teman akan beli nasi ditempat ibu, jadi langganan."
Saya : "Belum bisa mas, memang kalian ada berapa orang?"
Mahasiswa R : "Sekitar 12 orang bu, bisa ya bu" (saya lupa jumlah pastinya berapa yang mahasiswa ini sebut, seingat saya sekitar 10-15 orang)
Saya : "Hmm.. gini aja mas. Saya kasih harga 7.000 tapi kalian beli minumnya sama saya ya. Saya jual paket jadinya, 10.000 sudah sama air mineral 600ml, gimana? (Ini berarti saya jual air mineral seharga 4.000 menjadi 3.000)
Mahasiswa R : "Oh gitu ya bu, saya tanya teman2 dulu ya bu, nanti saya kembali lagi"


Berulang kali diminta, akhirnya saya menyerah. Menyerah karena 2 hal :
1. Karena saya teringat saat masa kuliah di Bogor dulu, cukup jauh dari orangtua, sehingga segala sesuatunya tentang keuangan perlu diperhitungkan. Meski kalo saya jadi seperti mahasiswa Jogja ini, mungkin saya tidak punya nyali untuk bernegosiasi seperti itu. Jadi saya cukup kagum dengan kegigihan, keberanian dan kepercayaandirinya.
2. Karena saya anggap mahasiswa ini MEMINTA bukan menawar makanan yang saya jual. Kalau menawar, pasti saya berusaha untuk tetap pada harga jual yg sudah kami tetapkan. Semua orang tahu kalo menjual makanan apalagi sudah ada daftar harga terpampang, tidak akan ada orang yang mau menawar. Harga cocok ya dibeli, ga cocok ya cari makanan lain. Jadi pikir saya kalau ada yang sampai berani menawar itu berarti dia memang butuh bantuan. Untuk memperkecil kerugian saya minta mereka menambah kuantitas pembelian yaitu dengan meminta mereka membeli minuman pada kami, yang pasti mereka butuhkan juga.

Setelah mengabarkan teman2nya, mahasiswa ini kembali dan membeli sesuai harga yang saya berikan terakhir. Selama 3 hari berturut2 akhirnya mereka membeli makan di stand kami. Lalu pada setiap sore harinya mereka meminta kepada kami agar diberikan stok nasi yang tidak terjual. Alhamdulillah meski setiap hari ada saja stok nasi yang tidak terjual, semua nasi tersebut tidak ada yang terbuang.

Selama 3 hari pameran kemarin, penjualan nasi di stand kami tembus di angka rata2 160 porsi nasi per hari. Alhamdulillah. Hari pertama terjual 187 porsi, hari kedua terjual 150 porsi, hari ketiga terjual 145 porsi. Mungkin lebih tepatnya di angka rata2 150 porsi per hari, karena di hari pertama ada pembelian jumlah besar di pagi hari (Lagi2 membuktikan bahwa datang lebih pagi memang banyak manfaatnya :D). Saya tidak saja mensyukuri angka penjualan yang "sesuatu" banget buat saya yang sekarang ini tidak bergerak di bidang kuliner, tapi saya juga mensyukuri kenyataan bahwa berarti setidaknya ada 150 orang per hari yang memakan dan mengambil manfaat dari hidangan yang kami sediakan. Alhamdulillah...

Tanpa sadar, ternyata 3 hari itu saya sedang dilatih mempraktekkan "Giving Entrepreneur" yang disebut Pak Yuswohady kemarin. Bagaimana cara agar kita bisa menjadi seorang "GIVER" bukan "TAKER".

Taker : Self-oriented, money-oriented, power, pleasure n winning.
Giver : Other-oriented, help others-oriented, responsibility, love n compassion.

Kemarin sore, satu hari setelah pameran berakhir, datang sebuah pesan singkat dari mahasiswa R ke HP saya. Bunyinya:
"Terima kasih banyak ibu, untuk bantuannya selama ini. Maaf saya belum bisa bantu apa-apa untuk membalas bantuan ibu. Semoga Allah menggantikannya dengan lebih Ibu. Amin."

Woww... subhanallah rasanya sulit digambarkan. Mungkin persis perasaan Andrew Kaskus yang happy banget, kalau web/forum yang dia buat dari iseng2 bisa dipakai dan diambil manfaatnya oleh orang banyak. Itu sepertinya yang saya rasakan.

Saya jadi ingat, di hari terakhir bazaar, rombongan TDA Jogja melintas di depan stand saya, dan kebetulan saya sedang berada disana. Sebagian orang yang berjalan di depan rombongan tersenyum ke arah kami, saya agak bingung, siapa ya mereka? dan salah satu ibu di bagian akhir rombongan menyeletuk (tanpa sadar nampaknya) ... "Ooh... ini toh ibu-nya R" sambil melihat ke arah saya. Hehe.. ternyata saya punya anak lagi selama di pameran kemarin. Tak apalah jadi ibu dadakan asal tidak jadi "Bu Sakti" seperti yang dibilang Mas Rene Suhardono, karena saya maunya bisa jadi pengusaha SUKSES bukan pengusaha SAKSESSS :P

Semoga cerita saya ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya. Insyaallah pengalaman lain tentang bazaar kemarin akan saya tulis pada seri selanjutnya :)

-erlin-

@erlinkarlina | BB 75803981 |
www.ecokiddy.com

 *Catatan:
  Tulisan yang sama sebelumnya sudah diposting pada milis TDA Bekasi pada tanggal 17 Mei 2014 lalu.
Read More >>

Senin, 12 Mei 2014

Dibalik Bazaar PW 2014 :
Stand Kuliner VS Stand Multiproduk (Seri 1)

Ecokiddy ikutan bazaar PW TDA 2014? Jawabnya: Iya.

Pasti yang sudah kenal Ecokiddy, banyak yg anggap kami mau jualan popok/clodi, nursing cover atau gendongan bayi hasil produksi kami :) Iya betuuul. Memang kami mau jualan itu semua. Tapi jangan cari kami di deretan stand multiproduk ya. Cari stand Ecokiddy di kumpulan stand kuliner, stand No.6 insyaallah ketemu kami disana. Kenapa kami bisa disana? Ya karena kami memang jualan kuliner, temanya kuliner nusantara. Wah gagal fokus nih kayaknya, bisa kena pentung pak Mustofa Romdloni (mentor bisnis kami) ini mah. Sok cuek ah mumpung baru 1x KMB koq :P

Sebenarnya kami fokus koq. Tujuan utamanya tetap pengen branding n jualan Ecokiddy, tapi agar bisa memperkecil resiko merugi secara finansial, akhirnya diputuskan untuk di back-up dengan jualan kuliner. Stand multiproduk 2 jt (2x2m), sementara stand kuliner 2,5 jt (2x3m). Ternyata stand kuliner lebih mahal, tapi ukuran lebih besar. Masih sangat cukuplah, buat memajang barang Ecokiddy dipojokan :D

Sekarang yang pusing adalah tentang berapa banyak stok yg harus disiapkan. Siapkan banyak, khawatir tidak terjual. Siapkan sedikit, khawatir ga nutup biaya stand dan karyawan, ditambah khawatir banyak peminat tapi stok habis (kami ingat cerita pak ato yg kehabisan stok setiap hari saat PW TDA 2013). Antara pesimis dan kePeDean tinggal adu kuat mana.

Bener2 ya jualan kuliner itu luar biasa tantangannya dan ketawakalannya harus tinggi sangat :) Kalo biasanya jualan Ecokiddy tinggal sebut mau bawa stok berapa pas pameran, karena bukan barang yang harus segera habis... Ga kenal kata basi. Sementara sekarang, subhanallah H-1 masih pusing mikirin masalah stok, karena bener2 pengalaman pertama di stand kuliner :) Mohon saran dan masukan suhu2 kuliner di TDA Bekasi doong... Adakah rumusannya ga sih dlm persiapan stok bazaar kuliner?

Yang jelas kami menyiapkan menu2 yang siap disantap sebagai menu makan siang, seperti nasi bakar bandung, nasi jenggo bali, tekwan palembang, dll. Sementara untuk cemilan dan minuman alhamdulillah sudah ada beberapa teman TDA Bekasi yang sudah siap menyuplai, seperti oleh2bekasi dari bang deni, kripik palado dari mas putra, kunyit asam dari mba anna missbazaar. Teman2 TDA Bekasi lainnya yang mau titip boleh juga lho asal masih setema (kuliner nusantara). Atau mau titip brosur usahanya juga boleh. Syaratnya cuma 1, member TDA Bekasi. Hubungi kami aja ya.

Karena dari awalnya memang niatnya untuk jualan, belajar, dan berbagi. Cerita pengalaman bazaar kali ini saya bagi dimilis ini secara berseri. Semoga bisa diambil manfaatnya :)

-erlin-
www.ecokiddy.com


*Catatan:
  Tulisan yang sama sebelumnya sudah diposting pada milis TDA Bekasi
Read More >>

Senin, 14 April 2014

Ayo Beli Tiket Murah Pesta Wirausaha TDA 2014 Sekarang Juga!



Apakah saat ini anda sedang mengalami salah satu dari kondisi dibawah ini :

Bingung ingin berbisnis atau tetap menjadi karyawan.

Ingin berbisnis tapi tidak ada ide untuk memulai.

Sudah mulai berbisnis tapi belum serius menjalankan.

Sudah serius menjalankan tapi bisnis tidak maju-maju.

Bisnis sudah maju dan ingin terus memperluas jaringan dan mencari pelanggan potensial. 

Ketahuilah ...
Mulai hari ini saya akan terus mengajak puluhan, ratusan bahkan ribuan orang untuk mendapatkan sebuah RAHASIA yang mengungkap informasi terbaik tahun ini tentang sebuah acara DAHSYAT yang telah diakui oleh beribu-ribu orang sebagai sebuah acara yang telah sukses menjadi TITIK TOLAK bagi keberhasilan diri dan bisnis yang dijalankannya. 


"Perkenalkan, saya Erlin Karlina, ibu dari tiga orang putra. Saya adalah wanita biasa sebagaimana pada umumnya, namun memiliki keinginan kuat agar setelah menikah dapat memberikan manfaat lebih banyak bagi umat. Bersama suami tercinta, saya pun mulai merintis membangun usaha bersama sejak awal masa pernikahan kami. Beberapa jenis usaha sudah kami coba jalankan, tak sedikit pengorbanan waktu, tenaga dan materi yang sudah kami keluarkan. Semua usaha yang sudah pernah kami coba pada akhirnya berujung pada kegagalan. Orang bijak bilang, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Kami yakini itu. Dalam perjalanan usaha kami itu, Allah SWT mempertemukan kami dengan sebuah komunitas pengusaha yang memiliki visi misi yang kuat, persis seperti impian kami. Komunitas tersebut bernama Tangan Di Atas (TDA). Event PESTA WIRAUSAHA TDA yang diadakan rutin setiap tahun oleh komunitas ini telah menjadi salah satu momentum besar bagi kami dalam membesarkan bisnis yang kami miliki. Sejak mengikuti event PESTA WIRAUSAHA TDA ini, setidaknya kami sudah berhasil untuk tetap fokus pada satu jenis usaha saja. Tahun ini adalah tahun ke empat bagi saya dan suami membangun Ecokiddy Production. Usaha yang kami yang bangun dengan segala keterbatasannya, namun sedikit banyak telah memberikan pencapaian yang belum tentu dapat diraih oleh semua pengusaha. Kesempatan diliput oleh media massa nasional, kesempatan mengikuti event bisnis internasional ataupun kesempatan terlibat dalam pameran berskala nasional hanyalah sebagian dari pencapaian yang kami peroleh melalui terlibat aktif dalam komunitas ini".


    "Keinginan Anda Untuk Mengetahui Rahasia Memilih, Memulai, Menjalankan dan Membesarkan Bisnis - Akan Segera Terjawab!"


    Sebagaimana saya yang sudah merasakan manfaat ikut terlibat aktif dalam komunitas TANGAN DI ATAS (TDA), maka saya pun ingin ada ribuan bahkan jutaan orang lagi yang dapat merasakan manfaat tersebut dan tidak ragu lagi untuk bergabung dalam komunitas ini. Untuk itu, sebagai langkah awal anda bergabung didalamnya, IKUTILAH PESTA WIRAUSAHA TDA 2014
    event terbaik yang telah menjadi kebanggaan komunitas ini.



    Pada event ini, anda akan berkesempatan bertemu dengan Tokoh-tokoh dan Pembicara-pembicara ternama DIBAWAH ini :

    - Yusuf Kalla (Mantan Wapres RI & Pengusaha Sukses)
    - Erick Tohir (Bos Media dan Pemilik Inter Milan)
      - Jamil Azzaini (Motivator Sukses Mulia)hbhbdc
    - Susi Susanti ( Mantan Atlet, Produsen Alat Olahraga)
    - Dian Pelangi (Moslem Designer Terkemuka)-

    - Owner/CEO dari berbagai brand ternama


    Bersama puluhan Pembicara TOP Nasional lainnya seperti:
    Hari Sanusi (Kino Group), Ridwan Kamil (Walikota Bandung), Nurhayati Wardah (Wardah Cosmetics), Kafi Kurnia (Marketing Consultant), Elang Gumilang (Pengusaha Properti Muda), Aguan (Agung Podomoro), Wempy Dyocta Koto (International Business Consultant) , Yuswohadi (Brand Consultant), Teddy Bachtiar (Semesta Group), David Marsudi (D’ Cost), Franciscus Welirang (Indofood), Sakti Makki (Strategic Branding Consultant), Handoko (Brand Gardener), Leo Theosabrata (Goods Dept), Peter (PSD), Budi Isman (Mikro Investindo Utama), Abu Syauqi (Rumah Zakat), Jody (Waroeng Steak), Zainal Abidin (Social Entrepreneur), Fahira Idris (Social Enterpreneur), Rangga Umara (Pecel Lele Lela), Lucy Wiryono (Holycow Steak), Ina Wiyandini (Ina Cookies), Azis Bachtiar (Amalia Javacraft), Tatang (Caplang), Najih (Mina Laut), Andrew (Kaskus), Arnold Sebastian (tokobagus.com), Roy Mangunsong, Hadi Kuntoro (Zalora.com), Indra Kubik, Mustofa Romdhoni (Produsen Biji Plastik), Tex Saverio (International Designer), Badroni Yuzirman (Manet), Muhammad Yukka Harlanda (Brodo Shoes), Arief Agate (Video Game Devp), Natalie (Tiket.com), Jaka Wiradisuria (Valado), Koperasi Sidogiri, Annas Amrullah (Property), Government & Organization (HIPMI, KADIN, Anis Matta, Kementerian UKM, IWAPI)
    (*Sebagian pembicara masih dalam tahap konfirmasi)

    mereka semua dalam 3 hari penuh akan menambah ilmu  & wawasan kita mengenai :
     A. INSPIRATION & SUCCES STORY / Stage 1
    B. MOTIVATION & PERSONAL BUILDING / Stage 1
    C. GENERAL MANAGEMENT & SYSTEM SUPPORT / Stage 1
    D. SALES, MARKETING & BRANDING / Stage 1 
    E. MULTI PRODUCT – CREATIVE INDUSTRY / Stage 1 
    F. PROPERTY / Stage 2
     G. FASHION & APPAREL / Stage 2
     H. KULINER, FOOD & FRANCHISE / Stage 2 
    I. INTERNET MARKETING & TEKNOPRENEUR / Stage 2 
    J. GOVERNMENT & ORGANIZATION / Stage 2
    (Kelas seminar dapat dipilih bebas sesuai minat dan kebutuhan anda)



    Seminar saja masih kurang 
    bagi anda?
    Tenang... Kita juga berkesempatan menghadiri pameran kuliner dan multi produk pada RATUSAN STAND yang ada. Cocok sekali bagi anda yang suka ataupun sedang mencari inspirasi bisnis.


    Sudah itu sajakah yang event 
    ini tawarkan?
    Masih ada lagi... Pada event ini kita juga berkesempatan untuk bersilaturahmi dan menjalin networking dengan ribuan calon pengusaha maupun pengusaha dari seluruh Indonesia, karena event ini berskala nasional. 

    Keren banget kan :)



    Kapan dan dimana acara ini berlangsung? Catat baik-baik :
    Acara ini insyaAllah akan dilaksanakan pada
    Tanggal 13, 14 dan 15 Mei 2014 
    di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta




    Berapa investasi yang harus anda keluarkan 
    untuk seminar 3 HARI PENUH bersama PULUHAN PEMBICARA TOP NASIONAL?

    Harga tiket HANYA Rp. 450.000,-

    Harga diatas sudah termasuk :
    - Tiket masuk TMII (tidak termasuk parkir kendaraan 10rb)
    - All access selama 3 hari penuh acara Pesta Wirausaha TDA 2014




    Jangan sampai ketinggalan, kalau anda masuk ke salah satu orang dengan kondisi yang saya sebut diawal, amat rugi jika tidak ikut serta dalam acara ini.




    Untuk tiket murah, anda bisa hubungi saya SEGERA pada kontak berikut:

    Erlin Karlina
    08159847465 (sms/wa)
    75803981 (pin BBM)

    PESAN SEKARANG JUGA !!





    Kenapa harus dengan saya? 
    Karena saya adalah Registered Member TDA dan Registered Seller dari TDA Bekasi untuk penjualan tiket PESTA WIRAUSAHA TDA 2014 yang melayani calon peserta dari seluruh penjuru tanah air.


    Hanya karena itu?


    TUNGGU bukan itu saja, 
    karena jika anda memesan tiket melalui saya, 
    maka anda akan LANGSUNG mendapat SEMUA BONUS-BONUS MENARIK bernilai JUTAAN RUPIAH 
    berikut : 

    Voucher senilai @Rp 50.000,- untuk pembelian produk ibu dan anak di www.Ecokiddy.com
    (by Ecokiddy, Erlin Karlina)
    Training SEM – google adwords, FB Marketing, Twitter 
    (Oleh Enjang Muharim & Partner) 
    Training – Berbisnis B to B 
    (Oleh Mustofa Romdloni)
     Training – Property Cash Machine 
    (Oleh Ato Sunarto)
    Training – Psikologi Bisnis 
    (Oleh Nunki Suwardi)
    Training – Membuat Video Promosi  
    (Oleh Antoko & Thalia)
    Sharing – Sukses Bisnis Online system Dropship 
    (Oleh Tim TDA Bekasi)
    Free You Tube Video Template, Sebanyak 1001 pcs senilai @Rp. 100.000,- 
    (Dari DesainPresentasi, Antoko)
    Free E-Book "Buka Langsung Laris", Sebanyak 1001 pcs  
    (Dari bursakacamata.com, Ibrahim Aji)
    (Training khusus diberikan bagi 50 pendaftar pertama)


    YA anda langsung mendapat BONUS-BONUS DIATAS 
    jika membeli tiket PESTA WIRAUSAHA 2014 melalui saya. 

    TAPI TIDAK HANYA ITU, anda juga berkesempatan mendapatkan SALAH SATU PRODUK/JASA dari sahabat-sahabat saya di TDA Bekasi berikut ini :

    75 Pcs Selang Gas Elpiji ber-SNI senilai @Rp. 50.000,- 
    (by PT. ABC Plastindo, MR)
    50 Pcs Baju Tidur  (Daster) Merk Lumama 
    (by Rumah Azura, Illa)
    25 Pcs Free Bantal/Guling senilai @Rp. 50.000,- 
    (by Dunia Busa, MM)
    5 Pcs Free Sofware sistem akuntansi - Program Toko edisi Profesional 
    (by Nusa Komputer, Masyon)
    10 Pcs Free Video Tutorial Panduan List Building seharga Rp 500.000,- 
    (by Bursakacamata.com, Ibrahim Aji)
    5 Pcs Free Kaos Siswa Wirausaha senilai @Rp. 70.000,- 
    (by Siswa Wirausaha, Suzie)
    8 Pcs Free Kaos PW Bekasi 
    (by Pengurus TDA Bekasi, Bahauddien)
    5 Free Keripik Kentang @angrypotato senilai @Rp. 40.000,- 
    (by Siswa Wirausaha, Suzie)
    25 Pcs Free – Ikan asin Karamel 
    (by Moeniq, Pipit Wulandari)
    10 Pcs Free Pembuatan Website senilai @Rp. 500.000,- 
    (by Mic Design, Juhari "Cue")
    2 Pax Free Review Produk  senilai @Rp 1.500.000,- 
    (by Founder Kelompok Emak Blogger, Mira Sahid)
    30 Pcs Voucher senilai @Rp 500.000,- untuk pembuatan toko online 
    (by Galaksi Komputer, Bp. Adam)
    5 Pcs Voucher – Free Interior Design seharga Rp. 650.000,- atau 1 view 
    (by Benoa Kreati, Novi)
    50 Pcs Voucher  senilai @Rp 100.000,- Cek Umur Sel 
    (by Age's Clinic Indonesia, RW)
     50 Pcs Voucher Chek Kesehatan Organ Akupunktur senilai  @Rp 300.000,- 
    (by k-linkindonesia.com, Isda)
    100 Pcs Voucher Diskon 10% + Free Ongkir Bekasi area 
    (by Suvenir Coklat, Afia)
    50 Pcs Voucher Diskon 10% untuk pembelian Klappertart Halal 
    (by Klappy-Koe, Yulinda)
    25 Pcs Free Voucher Gratis Makan di Bebek Judes Kartini senilai @Rp. 25.000,- 
    (by Bebek Judes Kartini, Adhi Kwek Kwek)
    300 Pcs Voucher Diskon senilai Rp. 30.000,- 
    (by Enable Distro, Fero)
    10 Pcs Voucher seharga @Rp. 200.000,- untuk Bedroom Set & Living Room Set 
    (by interior furnitur, Baihaqi)

    **Tiket berbonus ini terbatas**



    Jangan ragu lagi untuk hubungi saya pada kontak berikut:

    Erlin Karlina
    08159847465 (sms/wa)
    75803981 (pin BBM)

    PESAN SEKARANG JUGA, 
    BONUS -BONUS MENARIK MENANTI
    yang belum tentu anda dapatkan 
    ditempat lain,
    siapa cepat dia dapat !!






    Read More >>
    Silahkan berbagi artikel ini :