Rabu, 28 Januari 2009

alhamdulillah fathan lulus asi eksklusif 6 bulan

Alhamdulillah berakhir sudah perjuangan selama 6 bulan terakhir ini… Alhamdulillah fathan sudah jadi sarjana asi tanggal 15 januari 2009 kemarin… Alhamdulillah berarti bunda dah bisa pasang banner asi eksklusif 6 bulan deh… yaa walaupun fathan tidak mendapat nilai cum laude, karena fathan diawal kelahirannya sempat minum susu formula (sufor) yang dikasih suster di RS. sebenernya sedih sih, tapi apa boleh buat, bagi bunda kesehatan n keselamatan fathan nomor satu. Keinginan bunda untuk memberi asi eksklusif pun terancam gagal, setelah sebelumnya keinginan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) untuk fathan telah gagal.

Wah kalau ingat saat itu ga kebayang sedihnya bunda, fathan terpaksa harus lahir dengan bantuan alat vacum. Setelah menahan mules yang cukup panjang waktunya. Mulai ahad siang tanggal 13 juli 2008 bunda dah rasakan mules seperti tanda mau melahirkan, tapi masih agak jauh interval mulesnya. Semakin ke sana makin kencang, tapi baru terasa puncaknya sekitar senin sore. Kebayang deh lebih dari 24 jam nahan mules itu, malam itu bunda ga bisa tidur, gelisah nahan sakit. Senin malam esok harinya, ba'da maghrib bunda akhirnya berangkat ke RSIA Anna di Pekayon, Bekasi. Ada nenek, eyang juga abi yang antar, ga lupa langsung bawa tas yang sudah disiapkan jauh2 hari.

Sampai di RS ternyata baru pembukaan 3. mulai dari situlah ternyata perjuangan sebenarnya dimulai. Subhanallah... kembali sepanjang malam bunda menunggu pembukaan hingga sempurna. Dini hari ternyata baru sempurna. Karena faktor kelelahan dan menahan rasa kantuk yang sangat, praktis 2 malem bunda ga bisa tidur, akhirnya bunda kurang tenaga n kurang konsentrasi mungkin. Beberapa kali nenek n abi seperti ngebangunin n nyemangatin terus... dr. Yenny juga sabar banget sama bunda.

Karena bunda ga bisa2 juga, akhirnya dibantu dengan alat vacum. Pertama kali dicoba gagal... akhirnya dicoba lagi, sambil dipesanin sama dr. Yenny: Bu, kalo masih ga bisa juga, terpaksa operasi ya... T_T sedih... selain abi n nenek yang terus nyemangatin, suster2 juga langsung sigap nyemangatin bunda lagi. Ngasih masukan yang terus membesarkan hati bunda. Ada kali 4-5 orang suster yang bantu bunda. Makasih ya semua...

Alhamdulillahirabbilalamin... kali ini berhasil... (sesaat setelah abi keluar ruangan tuk menandatangani sebuah surat perjanjian dr RS) tapi fathan tidak langsung menangis, biru... Semua langsung konsentrasi menangani fathan, bunda ditinggal sementara bersama abi n nenek. Alhamdulillah akhirnya suara yang kami nanti terdengar juga. Jujur bunda saat itu, seperti sedikit tak tersadar apa yang sedang terjadi. Menurut dr. Deny Sofia, dokter spesialis anak, fathan ada kemungkinan tertelan cairan ketuban yg sdh agak menghijau sehingga dari dalam ada sedikit suara yang terdengar agak berbeda dari biasanya. Makanya ga lama setelah proses kelahiran abi pun diberitahu suster kalau fathan diminta dimasukkan kedalam ruang perawatan khusus, perinatology room namanya. Suster bilang sih untuk dilakukan perawatan n observasi intensif. Huff… bunda yang udah kehabisan tenaga, dengar itu samar2 tambah terpaku...

Di perinatology room itulah fathan mendapat sufor (susu formula), tapi secara rutin bunda berusaha mengirim asi perah untuk fathan. Nenek n tante yang bantu antar. Bunda ingat asi yang diantar masih sedikit sekali, 10-30 ml saja. Bunda usahakan fathan tetap mendapatkan colostrum asi sebagai asupan terbaik. Tiga hari kemudian bunda dah bisa pulang dr RS, fathan belum. Berat sekali meninggalkan, tapi apa boleh buat. Sebelum pulang bunda paksakan menemui fathan. Untuk pertama kalinya. Subhanallah... bayi itu bayi bunda. Sedang tertidur, terlihat tenang sekali. Bunda menangis saat itu teringat kondisi sebenarnya... T_T. Abi menguatkan bunda...

Malamnya, dirumah kami ditelepon RS kalo ternyata fathan harus di USG paru2nya. Tapi harus menunggu 2-3 hari kemudian, sambil melihat hasil observasi. Mendengar kabar itu kami semua panik. Akhirnya masukan oma Merry yang bekerja di sebuah RS, kami jalankan. Kami minta RS untuk segera melakukan USG tersebut. Karena kalo memang sudah ada kecurigaan, kenapa ditunda daripada terlambat, itu pesan oma. Berhubung RSIA Anna tidak memiliki alat tersebut Fathan dirujuk ke RS Mitra Bekasi Barat.

Besok paginya jam 10 fathan dijadwalkan berangkat. Namun sayang kami sedikit terlambat n ternyata fathan memang diberangkatkan lebih awal dari jadwal sebenarnya. Kami kecewa, karena tanpa pemberitahuan kepada keluarga. Tidak beberapa lama kemudian terdengar suara sirine ambulans, ternyata fathan ditemani beberapa orang suster. Fathan masih diatas tempat tidurnya yg disertai dng beberapa alat bantu (salah satunya oksigen). Sedihh... fathan pun jadi perhatian seisi lobi RS. Alhamdulillah dari hasil USG kecurigaan dokter tidak terbukti, memang ada sedikit bayangan putih tapi kata dokter gpp n dokter bilang kalau mau fathan bisa langsung pulang lalu kontrol kembali pekan depan. Ya mau dong dok! Alhamdulillah...

Setelah pulang dari RS, kesehatan fathan terus kami jaga. Karena fathan masih terkena kuning, setiap pagi kami jemur. Alhamdulillah perkembangan fathan terus membaik. Dari berat ketika lahir 3,3 kg, kini diusia enam bulan berat fathan sudah 8,6 kg. Fathan tumbuh sehat dan menggemaskan. Sejak pulang dari RS 18 juli 2008 hingga hari ini, fathan belum pernah mendapat selain asi, dan selama itu pula belum pernah fathan menderita sakit yang memerlukan pertolongan dokter. Sempat 2-3 kali fathan terlihat mau flu (batuk/pilek) langsung abi kasih minyak habattussauda beberapa tetes, ga lama hilang sendiri. Itu saja. Fathan benar2 menyejukkan hati kami semua. Sumber keceriaan kami. Subhanallahu wabihamdihi...

Sungguh pemberian asi eksklusif amat kami rasakan besar sekali manfaatnya. Kondisi fathan diawal kelahirannya memang amat memacu bunda untuk berjuang sekuat tenaga memberikan asi eksklusif bagi fathan. Dan kini setelah 6 bulan, fathan mulai belajar makan MPASI- Makanan Pendamping ASI. Bunda pun bertekad fathan hanya memperoleh MPASI homemade, buatan rumah yang terjaga semuanya... Cerita pengalaman bunda ini semoga dapat menjadi inspirasi atau dapat dipetik hikmahnya. Dukung terus program asi eksklusif 6 bulan!!

9 komentar:

" mistervicks " i love coffee mengatakan...

Selamat, lanjutkan!
(Meniru iklan sby?
:-)

Yusuf Erlin ... mengatakan...

Siap pak!
Mohon do'anya ya... ;-)

Telly Myfari mengatakan...

Selamat ya bunda, fathan lulus asi ex. nama anak kita sama lho bun...
teruskan perjuanganmu...:)

The Hardjana mengatakan...

Horeee...selamat ya Fathan & Bunda :), btw...nama tengah Alif jg Fathan hihihi

♥ HappyNanaBagas Family ♥ mengatakan...

Selamaaat, selamat melanjutkan ke mpasi, hihihiii
btw, bagas skrg 8bulan beratnya kalah loh sama fathan,,

Yusuf Erlin ... mengatakan...

makasih bunda fathan...
dari bunda fathan juga...:))

mba, fathan panggilannya apa nih? dibaca fa-than atau fat-han? suka banyak yang salah sebut ga?

Yusuf Erlin ... mengatakan...

thank u bunda alif...
jadi anak qta dah jadi sodara senama juga nih. hihihi...

Yusuf Erlin ... mengatakan...

makasih tante nana n om happy...
jadi aku embul yah... :)

raka zoldik mengatakan...

salam kenal numpang promosi,

fiber optik
baju anak
pelangsing tubuh
bawangmerah
rumah
terimakasih.

Posting Komentar

Silahkan berbagi artikel ini :

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...