Rabu, 20 Oktober 2010

Perkembangan Si Baby dan Manfaat ASI #6


Sambungan dari kisah sebelumnya : Perkembangan Si Baby dan Hikmah Aqiqah #5
Dihari pertama (25/09) sibaby menikmati ASI dari sang bunda (tepat dihari ketujuh kelahirannya), ia hanya mendapatkan asupan ASI 5cc per 3 jam sekali itupun menggunakan selang yang masuk lewat mulutnya dan langsung menuju lambungnya. Ternyata menurut perawat disana, idealnya baby yang baru lahir itu akan minta minum (ASI) setiap 3 jam sekali. Dan setiap minumnya itu, ia akan menikmati ASI sebanyak 50-60cc. Lhooo kalau begitu kenapa sibaby hanya mendapat 5cc saja? Iya, karena setelah berpuasa tuk minum secara langsung (sebelumnya hanya lewat infus), maka sibaby dilatih minum dikit demi sedikit. Dan setiap harinya akan terus ditambah, hingga 50-60cc dan infusnya benar-benar dihentikan.

Tepat seharian sibaby menikmati ASI pertamanya (8 x 5cc), Alhamdulillah pernapasan sibaby semakin membaik. Yang sebelumnya masih menggunakan selang oksigen dihidungnya, pada hari itu sudah mulai dilepas. Berarti pernapasannya sudah full tanpa alat bantu. Dan ASInya pun terus diberikan dan terus ditambah. Dan pada esok harinya, kadar bilirubinnya sudah kembali normal sehingga penyinarannyapun dihentikan.

Tepat 3 hari setelah ASI pertamanya tadi, perkembangan sibaby semakin meningkat. Setelah mendapat perawatan ekstra di ruang NICU selama 7 hari, akhirnya sibaby sudah dapat pindah perawatan di ruang Perina. Yang selama ini menggunakan inkubator tertutup, sehari di ruang Perina sibaby sudah dicoba menggunakan inkubator yang semi terbuka. Yaitu tempat tidurnya bayi yang memiliki mengatur suhu, namun ada bagian yang terbuka sehingga bercampur dengan suhu kamar.
Tepat dihari kesepuluh kelahirannya (29/09), hasil kultur-nya dinyatakan negatif. Sehingga dipastikan tidak ada bakteri, dll dalam tubuh sibaby. Sehingga infus (makanan) serta antibiotik yang selama ini tersambung melalui selang ditubuh sibaby sudah dapat dilepas. Dan pada hari itu sang bunda sudah dapat menggendong sibaby tuk pertama kalinya.
Sehari setelah itu (30/09), sibaby sudah dapat dipindah ke box baby terbuka walau masih diruang Perina. Dan sang bunda sudah dapat memberikan ASI secara langsung kepada sibaby. Lhoo koq baru sekarang ya? Iya, karena pada hari sebelumnya sibaby sudah bisa minum ASI 50-60cc per 3 jam. Sehingga latihan minum yang secara bertahap pasca berpuasa selama 1 minggu sudah dinyatakan lulus. Dan pada hari itulah sibaby sudah dapat secara leluasa minum ASI secara langsung (02/10).
Tepat sehari setelah kontak langsung antara sang bunda dan sibaby saat memberi ASI, sang dokter sudah menyatakan bahwa pada hari kemudiannya itu (03/10) sibaby sudah dinyatakan sehat dan dapat diizinkan untuk kembali pulang kerumah. Alhamdulillah...

Tamat (kisah #1 s/d #6)

*Yusuf Erlangga

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berbagi artikel ini :

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...