Kamis, 14 Oktober 2010

Persalinan Bunda dan CTG #1


Setelah ditunggu-tunggu, alhamdulillah istriku mulai mules-mules tanda kontraksi menuju persalinan di Sabtu malam (18/09). Dan sebenarnya, pada sore itu sudah tampak ada tanda-tanda flek. Hari Ahad pagi kami meluncur ke RSIA Anna Bekasi tempat selama ini kami kontrol kehamilan serta rencana kami untuk proses persalinan. Sekitar jam 7 pagi dilakukan proses observasi untuk mengecek kondisi sang bunda dan si baby yang ada diperutnya. Melalui alat CTG, ternyata mules-mules (kontraksi)nya sudah bagus (salah satu tandanya yaitu dalam interval 10 menit ada mules 3 kali). Masih melalui alat tersebut diketahui kondisi bayi ada yang kurang normal (gak tau persis apanya, kemungkinan sihh denyut jantungnya), sehingga sang bunda selama menunggu persalinan menggunakan oksigen tambahan dengan harapan berpengaruh bagi sibaby. Ohya, pada observasi awal ini ternyata sang bunda sudah masuk "pembukaan dua". Setelah itulah sang dokter menyatakan bahwa sang bunda siap untuk bersalin hari itu juga, dan saya langsung diarahkan tuk melakukan pendaftaran administrasi di Rumah Sakit itu.

Beberapa jam kemudian, dilakukan observasi kedua masih menggunakan alat CTG. Dan pada kali itu sudah ada sedikit kemajuan, namun blom begitu sempurna (normal). Alhasil, sang bunda mendapatkan oksigen tambahan lagi sampai pembukaannya sempurna. Setelah beberapa jam menggunakan oksigen tambahan pasca observasi yang kedua itu, dilakukan cek CTG lagi. Alhamdulillah, kondisi janin maupun kontraksi sang bunda sudah baik.
Wowww, berarti dilakukan obsevasi menggunakan alat CTG hingga tiga kali tuhh. Emang CTG itu apa yahhh??? Setelah tanya sana sini dan searching sana sini, akhirnya saya jadi tau apa itu CTG nihhh.
CTG yang berarti CARDIOTOCOGRAPHY adalah suatu alat untuk mengetahui kesejahteraan janin di dalam rahim yaitu dengan cara merekam pola denyut jantung janin dan hubungannya dengan gerakan janin atau kontraksi rahim. Cara penggunaan alat CTG yaitu dengan cara menempelkan dua komponen alat pada perut bunda. Komponen yang satu untuk mendeteksi denyut jantung janin, dan yang satu lagi untuk mendeteksi kontraksi bunda. Alat ini ditempelkan dibagian perut bunda selama kurang lebih 10-15 menit. Lebih lengkapnya bisa di cek di wikipedia yahhh.

*Yusuf Erlangga

2 komentar:

mboke roza mengatakan...

alhamdulillah ibu dan bayinya sehat ya

Yusuf Erlin ... mengatakan...

Alhamdulillah, saat itu ibunya sehat namun bayinya agak kurang sehat. Ditunggu dikisah (postingan) berikutnya ya mba... :))

Posting Komentar

Silahkan berbagi artikel ini :

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...