Selasa, 23 November 2010

Pompa ASI pilihan


Sejak kelahiran Fathan, anak pertama kami, bunda amat sangat terbantu dengan yang namanya Breast Pump (BP) atau alat pompa ASI. Hal ini dikarenakan hingga saat ini pun ketika anak sudah 2, bunda belum bisa juga perah ASI secara manual dengan tangan. Apalagi sebagai ibu bekerja, alat pompa ASI pun benar-benar jadi andalan.

Mulanya BP yang bunda beli adalah merk Medela tipe Harmony. Setelah searching informasi sana-sini tipe dan merk ini termasuk yang paling direkomendasikan. Sebelum Fathan lahir, pompa ASI ini sudah ditangan. Sangat membantu sekali saat Fathan lahir. Karena fathan langsung dirawat di Perina Room, sementara bunda belum bisa jalan pasca kelahiran, otomatis ASI belum bisa diberikan secara langsung. Pompa inilah yang membantu, sehingga ASI segar dapat segera didistribusikan. (Loh... kayak ransum aja nih ^^)
Alhamdulillah, pompa jenis ini termasuk dapat dihandalkan. Sekali pompa bisa penuh botol berkapasitas 150 ml ini. Untuk hari-hari pertama memang tidak banyak hasilnya, tetapi lama-lama mengikuti kebutuhan anak juga. Sesuai prinsip produksi ASI yang berdasarkan demand. Nyaman digunakan, harga menengah, makanya langsung jadi pilihan. Kelemahannya : pegel banget, karena gerakan tangan harus seperti memeras (ada yang bilang juga seperti menembak). Semakin cepat dan lama memompa, semakin banyak hasil yang diperoleh. Nah, kalo sudah pegal, hasil jadi ga maksimal. Selain itu kedua tangan harus fokus dialat pompa juga, sehingga tidak dapat melakukan aktifitas lainnya.

Beberapa waktu setelah masuk kerja, akhirnya muncul keinginan untuk mengganti dengan tipe electric untuk mempercepat proses pemerahan. Tapi harganya itu buuun.... 2x lipat Harmony. Pas jalan-jalan ke Babyshop, iseng nanya electric breastpump dan ditawari merk IQ-Baby. Harganya dibawah Medela Harmony. Ragu juga sih, sama kualitas n harganya saat itu. Tapi karena terbuai sama testimoni n tawaran si Koko, akhirnya beli juga ^_^
Sampai dirumah langsung dicobain... Memang benar kata orang, ada rupa ada harga. Masih lebih enak pake Medela Harmony. Pernah lihat beberapa review orang di internet, ada sih yang bilang puas dan nyaman pake merk ini, murah pula untuk ukuran electric. Beda-beda ya tiap orang... Akhirnya langsung diniatkan untuk beli Medela Mini Electric aja, ini nih penampakannya :
Sama, sampai dirumah langsung dicoba. Dan hasilnya.... MEMUASKAN!
Wah, kalo tau seperti ini nikmatnya. Dari awal harusnya investasi ke jenis ini aja. Nyaman banget dipake, hisapan mesinnya lembut, hasil yang diperoleh banyak dan super cepat. Saat mompa dikantor pun jadi lebih singkat waktu yang diperlukan. Satu lagi yang menyenangkan, dengan Mini Electric ini satu tangan lainnya bisa bebas beraktivitas. Very Recommended!!

Tentang keawetannya, jangan ditanya. Fathan lulus ASI hingga "S2" dibantu dengan alat ini. Sekarang saat adiknya hadir, yang berarti pompa ini sudah berumur 2 tahun, medela masih dapat digunakan dengan baik. Wah, kayak marketingnya Medela aja nih jadinya. Biar objektif, kekurangan tipe ini adalah dari suaranya yang agak berisik, tapi ga ada apa-apanyalah dibanding manfaatnya. Selain itu, sesekali memang suka ada kerusakan kecil, tetapi tenang... semua ada sparepartnya. Setelah ini deh, bunda akan tulis pengalaman mengatasi kerusakan-kerusakan kecil medela.

* Erlin Karlina

2 komentar:

The Hardjana mengatakan...

Aahhh...medela mini electric dulu jg andalanku u pompa asip. Mmg agak mahal ya, untungnya dulu aku request medela ini sbg kado dr temen2 1 dept d kantor. Lumayan kan? Hehehe...

Yusuf Erlin ... mengatakan...

hehehe... bisa aja nih bunda alif ^_^

Posting Komentar

Silahkan berbagi artikel ini :

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...