Kamis, 05 Januari 2012

Shoutmix tidak lagi gratis, Idealisme vs Bisnis??

shoutmix-logo
Sudah hampir 2 tahun ini www.ecokiddy.com menggunakan jasa Shoutmix agar dapat langsung chat dengan pengunjungnya, alhamdulillah selama ini lancar2 aja tanpa kendala. Fasilitasnya memuaskan dan yang terpenting adalah itu semua GRATIS (hampir semua orang pasti happy kalo dengar kata yang satu ini kan ^_^). Hal inilah penyebab terbesar hingga akhirnya per 1 Januari 2012, Shoutmix memutuskan untuk tidak memberikan layanan gratis lagi.

Kalo dari penjelasan sang pendiri, Snecx Tan, Shoutmix sudah bertahan selama 7 tahun sejak didirikan, termasuk dengan layanan gratisnya. Selama kurun waktu tersebut, rupanya banyak hal yang sudah dilalui Shoutmix. Dengan Versi pertama-nya, dalam usia 1 tahun Shoutmix hampir bangkrut (mungkin akibat sedikitnya jumlah pelanggan paket berbayar).

Sehingga setelah itu dilakukan perbaikan disana-sini, hingga muncul Versi kedua yang ternyata disukai banyak orang, jumlah pelanggan paket berbayar semakin banyak dan tentunya jumlah pelanggan paket gratisan apalagi... (pelanggan gratisan ini ya seperti ecokiddy.com, jadi malu... *blushing*).

Berkembang sedemikian pesat hingga dimunculkan Versi ketiga-nya dibulan November 2011, dan apa yang terjadi? semakin banyak orang yang menyukai Shoutmix, dalam 1 hari bisa ribuan orang mendaftar untuk mendapatkan si "buku tamu" ngetop ini, Snecx Tan mengklaim dalam sebulan ada 50 ribu orang mendaftar, fantastis juga ya... dan hal yang membuat Shoutmix syok adalah karena 99,93% pendaftar tersebut hanya memilih paket gratisan saja, dan yang lebih parah adalah mereka yang sudah terdaftar sebagai pelanggan paket berbayar malah pindah ke paket gratisan, kebayang juga sihh perasaan si Mr. Tan ini. Padahal mungkin doi berharap dengan semakin banyak "happy user" maka akan semakin banyak "paying customers".

Nah, disinilah mungkin pergelutan terjadi, memilih "business is business" atau memilih idealisme untuk menyenangkan banyak orang? Haha... sudah jelas ya kalo kita memang sedang berbicara bisnis... Snecx Tan sendiri sudah mengakui koq kalo Shoutmix tidak akan bertahan sebagai sebuah bisnis kalo tidak ada pelanggan berbayar... tapi apa daya pengen menyenangkan banyak orang dengan paket gratisan ini justru dinilai jadi penghalang buat Shoutmix menjadi lebih besar. Alhasil daripada merugi apalagi bangkrut, pelanggan gratisan didepak, hehe...

Atauu... ini sebenernya memang bagian dari business strategy dari Mr. Tan, kalau seandainya user sudah banyak, yaah tinggal disaring aja deh. Kemungkinan untuk meraih pelanggan yg sudah terlanjur jatuh hati dengan produk akan lebih mudah doong ;) Keliatannya enak banget ya, tp yakin deh ini bukan hal yang mudah loh. Shoutmix dapat demikian pede-nya mengusir pelanggan gratisan, tentu punya produk yang luar biasa juga kan, yaahh bekal yang telah mereka kumpulkan selama 7 tahun ini, hasil riset sana-sini untuk terus mengembangkan produknya hingga sedemikian berkualitas...

Balik lagi ke masalah idealisme vs bisnis tadi, sayang ya kalo idealisme tidak bisa disatukan dengan bisnis, buktinya pada Versi keduanya, Shoutmix bisa koq... (tetep ya cari celah gratisan ;P). Berarti idealisme memang sudah dikalahkan ya ckckck... ^_^

*Erlin Karlina
SambilMereviewIdealismeEcokiddy

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berbagi artikel ini :

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...