Rabu, 10 Oktober 2012

Mengenalkan Masjid Istiqlal kepada Fathan dan Hanan

Berhubung kakak tertuanya sakit, Ibu mertua sabtu kemarin harus berangkat ke Palembang. Untuk itu kami berinisiatif untuk mengantar beliau ke Bandara Soekarno Hatta. Seperti biasa, anak-anak selalu antusias jika diajak ke Bandara. Mungkin tepatnya adalah mereka selalu antusias jika diajak melihat pesawat terbang. Kebetulan sekali pagi harinya kami sempat menonton program berita di SCTV yang sedang bersiaran langsung di Silang Monas, tempat diselenggarakannya pameran Alutsista TNI dalam rangka HUT TNI ke-67. Pameran terbuka untuk umum dan gratis ini pun langsung kami tawarkan kepada anak-anak untuk turut menyaksikannya. Sesuai perkiraan, mereka antusias juga. Jadilah hari itu kami punya 2 agenda kegiatan bersama krucil-krucil kami.

Antar Eyang ke Bandara, Lihat Pesawat

Setelah melepas Eyang di Bandara, kami berempat menuju Monas. Sesuai kesepakatan saat akan berangkat ke Bandara, kami berencana mengajak anak-anak ke masjid Istiqlal terlebih dulu untuk menunaikan ibadah Sholat Dzuhur sekaligus memperkenalkan kepada mereka masjid terbesar se-Asia Tenggara. Ternyata sesampainya di sana, Masjid Istiqlal sedang di renovasi. Renovasi lebih ke arah perawatan nampaknya, tidak terlalu mengganggu jama'ah yang datang ke Masjid.

Subhanallah kelihatan sekali bahwa masjid ini tidak sekedar tempat sholat. Beragam kegiatan di dalam area masjid dapat kami tunjukkan kepada Fathan dan Hanan. Pengunjung tidak hanya dari domestik tapi juga mancanegara, pas sekali saat kami masuk berpapasan dengan rombongan turis yang sedang berkunjung ke Istiqlal. Seusai sholat kami berkeliling sesaat. Menunjukkan kegiatan pengajian anak-anak SMA yang berkumpul dalam lingkaran-lingkaran kecil, kelas-kelas kursus informal yang hanya dibatasi sekat seadanya, sampai beberapa keluarga yang berada dalam rombongan asyik menikmati bangunan Istiqlal yang megah. Di Istiqlal ini juga kami sempat memperlihatkan bedug besar yang membuat anak-anak kagum. Tidak itu saja yang membuat mereka kagum, telepon umum yang ada didepan masjid pun jadi sasaran kekaguman mereka, karena bisa bertelepon ria dengan nenek mereka di Bekasi. Hehehe.... ndeso apa ngota ya kalo begini?

Mengenal Masjid Istiqlal


Istiqlal yang sedang direnovasi


Jarang-jarang melihat toilet Istiqlal disaat sepi


Puas berkeliling masjid Istiqlal, kami berangkat menuju arena pameran alutsista TNI. Cerita lebih lanjut saya tulis DISINI.



Silahkan berbagi artikel ini :

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...