Selasa, 02 April 2013

Part 1 : Ecokiddy dan Kuala Lumpur (Serba-serbi IBM)

Bermula dari kicauan seorang kawan TDA di twitter kemarin yang sedang bersiap-siap menuju acara IBM MIHAS 2013 di Kuala Lumpur, Malaysia. Saya jadi teringat, tepat setahun yang lalu di tanggal yang sama 2 April (2012), saya dan suami berangkat menuju Kuala Lumpur untuk menghadiri acara yang sama.

Saya jadi teringat, pengalaman tersebut adalah salah satu pengalaman luar biasa dalam hidup saya yang sama sekali belum sempat saya tuliskan dalam blog ini. Saat itu saya sempat terpikir, nanti-nanti sajalah menulisnya, minimal saya sudah punya arsip foto super lengkap untuk me-remind kenangan ini. (Terima kasih sebesar-besarnya untuk suamiku yang rela jadi fotografer dadakan selama perjalanan kami ini :)...)

Tapi waktu berjalan, sampai tepat satu tahun, ternyata pengalaman itu belum juga tertuliskan. Saat itu andalan saya untuk berbagi adalah dari koleksi foto perjalanan yang sudah saya upload di album facebook saya, sebagian besar sudah saya upload disana. Tapi betapa gemasnya hati saya, setelah beberapa bulan lalu menyadari ada 3 album saya di facebook yang hilang secara misterius, dan salah satunya adalah album perjalanan ke Kuala Lumpur itu. Saya sudah ajukan komplain ke pihak facebook, tapi sampai sekarang tidak ada jawaban. Dan ternyata saya memang tidak sendiri yang mengalami hal serupa (saya tahu setelah googling kasus yang sama). Yahh... beginilah kalo gratisannn, jadi pembenaran deh :P

Kembali tentang acara IBM - MIHAS (International Buying Mission-Malaysia International Halal Showcase). Karena saking banyaknya yang ingin saya ceritakan, maka biarlah foto-foto kegiatan kami saja yang berbicara. Mulai dari Jakarta hingga kembali lagi ke Jakarta. Selamat mengikuti :)

Hari Pertama (2 April 2012)

2 April 2012 (Monday)*

-  Arrive Kuala Lumpur

-  Check in hotel (to be advised)

(*Jadwal dari panitia IBM- MIHAS)

Acara IBM MIHAS 2012 ini sebagaimana tahun-tahun sebelumnya diadakan di Kuala Lumpur. Bagi saya dan suami ini adalah perjalanan pertama kami ke luar negeri, baru pertama kalinya menginjak terminal 2D Bandara Soekarno Hatta yang khusus melayani penerbangan internasional. Jadilah semuanya adalah hal yang baru bagi kami berdua dalam penerbangan kali ini... Ndeso ya? Walaupun ndeso, tetap ga boleh keliatan dimuka umum :) selain biar ga malu-maluin juga biar ga mengundang aksi kriminalitas lho. Hehehe, ngeless....


Ini foto saat saya antri untuk check in, bayar airport tax Rp 150ribu/orang (khusus penerbangan internasional via Bandara Soekarno Hatta). Sementara airport tax di KL nanti sudah termasuk tiket pulang, jadi ga perlu bayar-bayar lagi.
Antri
Perjalanan berangkat dan pulang kami menggunakan jasa Lion Air. Termurah? enggak tuh, masih ada Air Asia yang lebih murah dan memang sudah terkenal sebagai Low Budget Airline. Untuk perjalanan p/p menggunakan Lion Air kami keluarkan dana Rp 1.089.400,-/orang. Pada harga tersebut sudah termasuk bagasi 20 kg dan asuransi perjalanan. Sementara Air Asia diwaktu yang bersamaan menawarkan tarif mendekati 1 juta rupiah (persisnya saya lupa, selisihnya sekitar 100ribuan seingat saya). Selisih itu menurut saya cukup dapat diterima mengingat Air Asia tidak memberikan bagasi dan asuransi perjalanan pada tingkat harga tersebut. Kalau dihitung-hitung jadi hampir sama aja. Jadi lebih reasonable bagi saya untuk memilih Lion Air. Ditambah lagi belakangan baru saya ketahui, ternyata di KL nanti kedua maskapai ini nanti akan mendarat di bandara yang berbeda. Lion Air di KLIA (Kuala Lumpur International Airport), sementara Air Asia di LCTT (Low Cost Carrier Terminal). Dua bandara dengan fasilitas yang amat jauh berbeda. Ini menjadi nilai tambah yang sangat signifikan ketika kami memilih Lion Air. Aduhh, jadi kayak promosi aja nih... udah ah dilanjut aja :)

Setibanya di KLIA, kami dibuat terkagum-kagum dengan airport yang konon katanya pernah jadi terbaik nomor 5 sedunia. Pantes sih, memang keren banget ini bandara. Sebagaimana wong ndeso, bernarsis ria jadi wajib dong, hehehe...
Narsis :)

Di KLIA ini kami akhirnya bertemu dengan peserta IBM MIHAS lainnya, yang satu pesawat dengan kami. Ada Mba Yani, Mba Hani dan Mba Linda dengan membawa brand-nya masing-masing. Sama-sama anggota komunitas TDA (Tangan DiAtas), komunitas yang membawa kami mengikuti kegiatan ini. Terseleksi dari ratusan jenis usaha di Indonesia. Setelah kenalan singkat kami pun meluncur ke gerai salah satu provider GSM di Malaysia. Atas jasa baik seorang kenalan WN Malaysia di pesawat tadi, kami mendapat bantuan mulai memilih provider yang menurut beliau murah dan bagus, sampai menemani kami menaiki aerotrain. Intinya mengurangi clingak-clinguknya kami lah :D . Terima kasih Mr. Effendi!


Mr. Effendi, berkaos kuning, beliau duduk persis disebelah suami ketika di pesawat, kami mengobrol banyak tentang perbandingan Indonesia dan Malaysia

Ada beberapa gerai provider tersedia di KLIA, kami pilih Digi. Dengan RM15 sudah dapat perdana dan pulsa untuk sms, telp dan langganan BB, cukup untuk seminggu.
BBM jalan terus meski di negeri orang, koordinasi dengan rombongan TDA juga lebih lancar via BB Group
























Setelah keluar dari aerotrain yang menghubungkan antara gedung utama bandara dengan gedung satelit-nya, kami sudah disambut oleh panitia dari IBM MIHAS 2012. Langsung diarahkan menuju minibus bermuatan 12 orang. Kami berlima digabung dengan beberapa orang dari negara lainnya, yang kebetulan tiba diwaktu hampir bersamaan.

Minibus langsung mengarah ke hotel tempat kami akan menginap selama 5 hari 4 malam kedepan. Sunway Hotel, hotel bintang lima yang terletak di Jalan Putra, Kuala Lumpur. Semua akomodasi peserta IBM MIHAS ini akan ditanggung oleh pemerintah Malaysia. Semuanya gratis! Kebayang 'kan bagaimana usaha pemerintah Malaysia dalam mensupport pelaku usaha di dalam negerinya sendiri. Ahh, jadi malu jika memandang ke negeri sendiri, apalagi jika harus membanding-bandingkan, ohh No... :(

Mendapat fasilitas yang cukup "wah" dan hanya dinikmati berdua saja bersama suami, benar-benar membuat perjalanan kami ke KL ini seperti perwujudan bulan madu kedua kami. September 2012 ini tepat 5 tahun usia pernikahan kami, tak apalah disyukuri lebih awal. Memanfaatkan moment saja sebenarnya. Lupa pak/bu sama 2 krucil dirumah!? Hehehe...
Ini fasilitas kamar yang kami peroleh. Mengalahkan kamar bulan madu pertama :D

View dari kamar kami dilantai 26

Malam pertama di KL kami lewati tanpa acara resmi dari panitia, karena acara resmi baru dimulai esok hari, 3 April 2012. Malam itu kami habiskan waktu dengan berkenalan kepada rombongan TDA dari wilayah lain. Tahun 2012 ini, selain dari wilayah Jakarta (Pak Annas Ahmad Lamandel, Pak Henri Herbalkoe, Mba Dian De Klappie, Mba Uli dan Mas Fajri), member TDA dari wilayah lain juga turut serta, antara lain dari Bekasi (Mba Endah dan Mas Yusron GeraiSalmaa, tentunya juga Saya dan Suami yang membawa brand Ecokiddy), dari Depok (Pak Iwan dan Pak Muadzin beserta istri masing2, Mba Yani, Mba Hani, Mba Linda, Mba Itha, Mba Nataya dan Mas Agung, Mba Rani dan keluarga), dari Semarang (Pak Faudzun dan Mba Laily), dari Solo (Mas Hendrawan dan istri), dari Malang (Mba Titis dan suami), juga dari Surabaya (Mba Arin, Mba Tia dan Pak Salim), serta yang paling jauh dari Balikpapan (Pak Taufan dan Istri).

Malam itu kami habiskan waktu untuk berkenalan di kamar Pak Faudzun (yang kami anggap kamarnya paling luas dan memang paling ngemong rombongan kami, secara beliau juga Ketua TDA Semarang saat itu), sebelumnya kami sempat menyantap makan malam bersama di foodcourt mall yang letaknya bersebelahan dengan hotel tempat kami tinggal. Harga makanan di KL memang tidak jauh berbeda dengan harga makanan di Jakarta. Range makan malam kami saat itu antara RM 5-10/orang, dan itu sudah termasuk minum.

Hari Kedua (3 April 2012)


3 April 2012 (Tuesday)*




8.00 am            -           Depart from hotel to MATRADE

                                
8.30 am            -           Registration of buyers for business meeting

9.00 am            -           One-on-one Business Meeting
                                    Venue: Level 1, Menara MATRADE

1.00 pm            -           Luncheon
                                    Venue : Level 3, Menara MATRADE

2.00 pm            -           Continuation of one-on-one business meeting

5.00 pm            -           One-on-one business meeting ends

5.30 pm            -           Depart for hotel

(*Jadwal dari Panitia IBM-MIHAS)



Pagi harinya setelah sarapan, kami sudah ditunggu panitia di lobi hotel. Deretan bus-bus besar sudah menunggu kami untuk menuju tempat IBM dilaksanakan. Tidak lupa untuk tetap bernarsis ria :)

Disalah satu sudut Menara Matrade, tempat IBM dilaksanakan
Sebelum memasuki tempat acara IBM dilaksanakan kita diarahkan oleh panitia untuk memasuki sebuah ruangan yang isinya penuh dengan display hasil karya anak bangsa negeri tersebut. Mulai dari produk makanan, plastik, konstruksi, hingga kerajinan tangan. Sepintas ruangan ini mirip museum bagi saya, yang mencoba menjelaskan apa saja yang negeri tersebut miliki. Semua tertata rapi. Pada masing-masing display terdapat laci/rak berisi brosur-brosur yang dapat diambil oleh pengunjung. Cukup informatif.

Deretan Display 1

Deretan Display 2
Setelah melewati Show Room tadi, kami diarahkan panitia menuju tempat IBM berlangsung. Registrasi tetap dibutuhkan. Tidak jauh dari meja registrasi, terdapat sebuah meja besar yang menampung beberapa katalog ataupun buku-buku yang berisikan informasi menganai pelaku usaha di Malaysia. Semacam direktori tepatnya. Direktori khusus produk plastik, direktori khusus produk pertanian, direktori khusus bidang IT atau direktori lainnya bisa diambil gratis sesukanya.

Dalam agenda IBM ini, pengusaha-pengusaha Malaysia akan dipertemukan dengan para pembeli potensial dari berbagai negara. One on one business meeting istilah tepatnya. Setiap usaha akan saling berhadapan langsung dengan para calon pembelinya. Mereka telah siap berpresentasi. Sample produk tak lupa diikutsertakan. Mereka yang lebih berbahagia adalah mereka yang berbisnis dibidang kuliner. Otomatis icip sana-sini sudah menjadi yang tak terelakkan :D

Jadwal pertemuan sudah dirancang sedemikian rupa oleh panitia. Setiap perusahaan memiliki jadwal yang berbeda. Ada rekan TDA yang dalam 1 hari itu harus bertemu dengan 10 perusahaan yang berbeda, ada juga yang seperti kami hanya 4 perusahaan saja. Dari 4 perusahaan itu pun, 2 perusahaan tidak hadir. Sementara 2 yang hadir tidak sesuai dengan yang kami harapkan.

Sekilas kegiatan meja Ecokiddy dalam acara IBM 2012

Setelah tengah hari, kegiatan IBM di-skors untuk makan siang bersama dan sholat. Setelah jam makan siang usai, sebenarnya tidak ada lagi perusahaan yang kami tunggu untuk presentasi. Namun panitia memberikan kesempatan baik kepada pengusaha Malaysia ataupun pengusaha tamu untuk mencari sendiri perusaahaan yang dirasa sesuai dengan harapan mereka masing-masing.

Akhirnya kami bertemu dengan dua perusahaan lagi. Perusahaan pertama adalah distributor besar untuk produk kebutuhan bayi, termasuk popok kain modern. Harga-harga yang ditawarkan kami nilai terlalu tinggi, apalagi sudah diketahui sumber produk berasal dari China. Dengan produk yang sama saya yakin bisa mendapatkan lebih murah jika mengimpor langsung dari China. Perusahaan kedua adalah produsen popok kain modern lokal setempat dengan merk "Lunatots" . Dari segi harga jual, produk yang ditawarkan juga cukup tinggi untuk pasar Indonesia. Tapi lebih dari sekedar proses jual beli, justru dengan perusahaan kedua ini kami dapat saling bertukar pengalaman sebagai produsen. Mereka yang datang dalam pertemuan ini adalah pemilik langsung dari perusahaan tersebut. Sepasang suami istri, persis seperti kami. Ada beberapa hal yang dapat kami pelajari dan dapat dijadikan acuan di masa mendatang dari pertemuan kami dengan mereka. Dari pagi hingga siang itu, pertemuan kami dengan mereka-lah yang paling meninggalkan kesan. Terima kasih Syazwan n Suraya :)

Suraya & Syazwan, Yusuf & Erlin

Hari pertama IBM, acara resmi selesai pada pukul 5 sore. Oleh panitia kami diantar kembali ke hotel. Malam harinya kembali acara bebas bagi kami. Kesempatan jalan-jalan.... :D

Sore hari sebelum berpisah menuju kamar masing-masing, kami sudah janjian untuk jalan bareng lagi malam ini, kali ini rombongan lebih komplit. Sepakat kami untuk atur jadwal bersama, tujuan awal adalah Masjid Jamek, kabarnya ini masjid tertua di KL.  Di masjid ini, kami sholat maghrib berjamaah. Setelahnya kami lanjut ke tujuan selanjutnya yaitu untuk kuliner-ria, karena masalah selera, rombongan pun terpisah-pisah. Meski sempat pula sepanjang perjalanan, kami manfaatkan untuk dokumentasikan setiap lokasi yang kami singgahi, semuanya penuh suasana kekeluargaan... padahal kami semua baru kenal satu sama lain, kurang dari 2 hari, dan itu pun di negeri orang. Mungkin karena alasan terakhir inilah,yang justru memperkuat hubungan diantara kami. Cuplikan perjalanan kami malam itu dapat tergambar dari dokumentasi cintaku berikut :D

Jalan Malam

Belanja vs Kuliner

Kaki Lima
"MRT"


Bersambung ke BAGIAN 2

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berbagi artikel ini :

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...