Rabu, 06 November 2013

Day 2 : Mengikuti Lomba dan Percaya Diri Anak

Hari ini saya mau menulis tentang pengalaman mengikutsertakan anak-anak pada lomba-lomba yang diadakan oleh panitia Indonesia Book Fair 2013 yang kami ikuti kemarin.

Hari Sabtu tanggal 2 November 2013 lalu, kami mengambil raport mid-semester Fathan di sekolah. Seperti biasa, berlima kami masuk kedalam kelas semua. Saya dan suami mendengarkan bu guru memberi penjelasan, sementara 3 krucil berkeliaran bebas di dalam kelas yang penuh mainan. Alhamdulillah hasil raport si Kakak secara kognitif bagus, hanya saja bu guru menggarisbawahi rasa percaya diri si Kakak yang masih harus ditingkatkan. Meski cenderung pendiam, Fathan dinilai cukup pandai dan mudah diarahkan. Oleh karena itu saya spontan bertanya, apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan percaya dirinya. Salah satu yang disarankan bu guru adalah mengikutsertakan Fathan pada lomba-lomba. Agar terbangun percaya dirinya secara bertahap. Tidak harus menang, yang penting disana ada proses belajar yang bisa meningkatkan percaya diri anak.

Alhasil, pulang bagi raport saya langsung ditugaskan suami untuk googling kapan dan dimana ada lomba-lomba anak dalam waktu dekat. Mumpung momennya pas. Dan ternyata, 5 November 2013 di Istora Senayan sedang berlangsung Indonesia Book Fair 2013 yang salah satu agendanya adalah kegiatan lomba mewarnai dan lomba fashion show anak usia TK dan SD. Sipp-lah, cocok buat si Kakak yang memang lagi senang mewarnai. Ga jago sih, tapi si Kakak hobi banget menggambar ini itu sesuai khayalannya, terus diwarnainya sendiri.

Hasil lombanya bisa dilihat dari foto-foto berikut:

Hasil Karya si Kakak

Sebelum lomba, foto dulu :)
Suasana menjelang lomba

Melihat hasil karya Fathan, bagi saya dan suami, ini adalah hasil terbaik yang sudah bisa si Kakak berikan kepada kami. Meski tidak mendapat piala, Fathan sudah menjadi juara bagi kami. Dia berhasil mengalahkan dirinya sendiri. Tidak lagi sungkan dan malu-malu. Dia benar-benar menginginkan lomba ini dan bersemangat mengikutinya. Ini adalah kali kedua Fathan mengikuti lomba sejenis. Saat pengalaman pertama dulu, banyak sekali iming-iming yang kami berikan agar ia mau ikut berlomba. Hampir semua iming-iming tersebut tidak mempan. Walau pada akhirnya dia menyerah juga, dan mulai bisa menikmati suasana lomba.
***

Karena sejak hari minggu, si Kakak sudah disiapkan mentalnya untuk ikut lomba, si Abang ternyata agak tertarik juga untuk berlomba. Akhirnya kami arahkan untuk mengikuti jenis lomba lainnya, yaitu Fashion Show. Untuk anak seumur 3 tahun 2 bulan, Hanan bersemangat sekali. Akhirnya sehari sebelum lomba dilaksanakan kami putuskan Hanan untuk mengikuti lomba ini dadakan saja, yakni dengan melihat situasi di hari H, apakah dia masih terus bersemangat atau tidak. Ternyata di hari H, si abang maju mundur, hehehe... khas anak-anak :D Maju kalau ingat ada hadiah, dan mundur kalau lihat panggung yang besar itu :D Mengingat niatnya memang dadakan, kostum lomba tidak kami siapkan khusus. Kemeja putih dan celana jeans biru muda yang memang pakaian jalan-jalan hari itu, tidak kami rubah, kami hanya siapkan peci putih dan selendang putih sebagai aksesoris tambahan. Kalau Hanan bersedia ikut lomba, kami kenakan, tapi jika tidak cukup disimpan di tas saja. Syukurlah dengan bujuk rayu halus, mempan juga membuat Hanan mengikuti lomba sebagai peserta.


Kostum Dadakan Ala Abi Bunda

Abang Hanan on Stage

Peserta tercilik pria :)

Saya dan suami sebenarnya tidak berminat sama sekali mengarahkan anak-anak kami masuk ke dunia fashion maupun modelling, hanya ingin mengasah keberanian anak-anak saja. Kebetulan lomba yang baru bisa diikuti si Abang adalah lomba Fashion Show, jadilah dia kami daftarkan. Yang terpenting, mereka bisa belajar arti berkompetisi, membangun karakter diri yang baik. Nanti kalau sudah lebih besar lagi, ikutan lomba pidato bahasa arab ya nak, sekalian ajarin bunda... *Emak2BanyakMaunya :P

@erlinkarlina

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berbagi artikel ini :

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...